Thursday, May 20, 2010

Europe..Memories.

This is one of the most beautiful song I like!


Another lovely song:

Sunday, September 13, 2009

berpulangnya Bp.Mamad Harry Sulaeman guru matematika kita


Inalilahi wa' inaillaihi rojiun



Telah berpulang ke Rahmatullah: Yth, Ytc Bp.Mamad Harry Sulaeman guru matematika kita.. dalam sebuah kecelakaan terjadi di leuwipanjang pada tgl 10 September 2009, Jenazah yang di semayamkan di rumah duka di cicalengka dimakamkan pada 11 September 2009 jam 9 pagi.

Atas nama pribadi dan alumni SMAN 4 Bdg angkatan 89, kami mengucapkan bela sungkawa dan turut berduka cita yang sebesar-besarnya, semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak disisiNya, diampuni segala dosanya dan diterima segala amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan..amien.


Monday, August 31, 2009

KAMI TIDAK TAKUT!

Teroris yang katanya saat ini lagi rame di bicarakan masyarakat Indonesia dan diburu densus 88 telah membuat para turis mancanegara pada takut – mungkin juga lebih banyak pemerintahnya yang takut sehingga mengeluarkan travel warning, padahal warga-nya sendiri banyak yang cuek bebek aja tetep liburan di Nusantara.

Nah… soal teroris dan kasus pemboman di Indonesia ini juga menarik karena ternyata ada beberapa pihak yang mempengaruhi pemuda kita agar rela menyerahkan nyawa-nya untuk perbuatan keji yang mengatasnamakan agama. Waduh…! Kita gak akan membicarakan faham atau ideology tapi coba pikir secara nalar aja, bener gak sih menyakiti bahkan membunuh orang lain?

Trus, kalo bicara dampak..hey..mudah-mudahan jadi bahan renungan bahwa perbuatan terror seperti kemaren itu tidak hanya membuat penderitaan pada para korban dan keluarganya. Tapi lebih lebih dari itu menyakiti bangsa, membuat sengsara lebih banyak orang yang artinya dosa buat si pembuat terror lebih bertumpuk!!

Coba bayangkan: Panitia, sponsor dan calon penonton Pertandingan MU vs PSSI jelas rugi, saat itu sudah banyak orang yg datang dari berbagai daerah ke Jakarta. Para penjual kaos merchandise MU dan PSSI dadakan yang sudah terlanjur membuat kaos-kaos dengan harapan penjualan pasti bagus saat kedatangan tim kesayangan banyak orang Indonesia itu jadi gigit jari. Kepercayaan pihak asing juga menurun sesaat yg berpangaruh pada perekonomian. Para turis banyak yang pulang dadakan, ada juga yg membatalkan kunjungan ke Indonesia. Maskapai, hotel rugi. Dll…

Coba deh hitung berapa orang yg dirugikan.. dari penonton MU aja sekitar 100 ribu (hehe..hitungan berdasar kapasitas Stadion Senayan), belom panitia, belom, pedagang (dari pedagang kaos sampe tukang minuman, gorengan, makanan) anggap aja 1000, ditambah lagi penonton TV diseluruh Indonesia yg berencana nonton lewat TV (wah..yang ini paling banyak kayaknya). Total JUTAAN..ORANG yang diRUGIKAN!
Itu artinya si pembuat terror (pengebom dan antek2nya) dapet dosa buanyaaaaak buanget, mereka nyakitin jutaan orang (nyakitin orang kan dosa) kalo dikaliin..dosanya walah..numpuk..puk!!!

Salut buat PANDJI .. itu lho..yg bawain acara kuis “KENA DEH!”dengan sukses ngeluarin lagu di album baru-nya (Lho…? Ternyata dia tuh Rapper jg) yg isinya bagus banget.. KAMI TIDAK TAKUT! Yang mencoba membangkitkan pemuda Indonesia agar tidak takut dan melakukan perlawanan terhadap Teroris di bumi Nusantara. Coba dengerin deh dibawah ini..Pandji sorry ya link-nya di minta disini.



Wednesday, August 5, 2009

Komunitas




Sekitar 3 minggu lalu saya tergelitik sama artikel di Kompas yg bicara tentang "Komunitas". Meskipun disitu lebih cenderung arahnya dalam pekerjaan/ perusahaan, tapi tetep bila direnungkan sangat menarik.

Kebetulan bulan Juni 2009 lalu angkatan 89 SMA 4 Bandung ngadain reuni.. so apa hubungannya? Itulah...karena komunitas maka terjadilah rencana reuni, padahal kalo dilihat ampir 20 tahun gak pada ketemu. Meskipun tidak terlalu banyak yang hadir (gak mungkin kan kalo semua dateng) tapi sudah bisa mewujudkannya merupakan hal luar biasa menurut saya - dan semua terjadi hanya memanfaatkan komunitas di facebook!

Bergeser ke facebook yg sedang mewabah ini.. duh semua orang pernah bicara soal ini, gara-gara Obama sukses memanfaatkan facebook dalam membangun komunitas pendukung maka nyaris semua orang sekarang memanfaatkannya, dari caleg, calbup, calgub, capres.. bahkan kasus-kasus khusus seperti Prita vs RS Omni menggunakan facebook dalam menggalang komunitas pendukung, termasuk terakhir Mbah Surip yang mewabah di Twitter. 

Maka, bila terjadi ada pihak yang memutus mata rantai komunitas yang sudah dibangun akan ada perlawanan (cape2 bikin komunitas terancam bubar). Mau contoh? Team sukses Prabowo kebakaran jenggot karena account Prabowo di facebook di blokir.

Dengan komunitas bisa mendorong pencapaian tujuan dapat tercapai dengan lebih baik, lebih cepat, lebih efisien, dan lebih efektif. Karena komunitas membuat orang melakukan sesuatu hal dengan ikhlas dan penuh semangat.

Balik lagi ke Alumni SMAN 4 angkatan 89, yang dapat dikategorikan juga sebagai sebuah komunitas berdasarkan latar belakang yang sama : ALUMNI SMAN 4 Angkatan 89! Ini sebuah media dan modal besar untuk bisa dikembangkan ke dalam tujuan lain yang positif dan tentunya bermanfaat bagi semua, daripada cuma ngumpul2..hehe..

Masalahnya..mau dibawa kemana dan tujuannnya apa? Yuk kita pikirkan sama2.

Thursday, July 23, 2009

Prakata


Setelah kemaren ngadain reuni angkatan 89 SMAN 4 Bandung..duh.. meni serasa jadi remaja lagi!

Banyak ide dan usulan yang disampaikan.. asik semua. Nah, bikin blog ini tidak termasuk salah satu usulan, tapi kayaknya saat ini mungkin perlu untuk tempat sharing informasi, meskipun saat ini melalui facebook telah berjalan baik. 

Intinya, ini blog sebagai salah satu media pendukung agar silaturahmi dan informasi antar alumni angkatan 89 SMAN 4 Bandung tetap berjalan dan terjaga.

Kedepannya saya ingin membuat profile alumni angkatan 89 yang berprestasi, unik, bisa jadi teladan, lucu atau lainnya di blog ini. Bisnis atau usaha rekan-rekan alumni juga bisa dimasukan di blog ini agar yang lain bisa mengetahuinya, siapa tau dapet orderan..hehe..

Sumbangan bahan tulisan, foto2, ide, kritikan..apa ajalah..kami tunggu.

Salam,

Hardiman